first day at home (1)

Wah… capeek.. thanx a lot to mas narpati (a.k.a kunderemp) dah bantuin pindahan dari kos setiabudi, 2 kali angkut boo’. baru setahun di jakarta barangnya dah ampe 2 kali mobil kijang, hihihi…. padahal barangnya receh2 gitu, kerdus2 bekas handphone, bekas external disk, souvenir😀

Gerak cepat, beres2 rumah, ngepel, nyusun2 barang, tu wa ga pat…

fiuhh.. dan ketika aku mencoba memasang kompor gas yang baru ku beli di carrefour dengan memanfaatkan voucher dari kantor😛 , bismillah, ini yang pertama kalinya, cethek cethek… “maaaaaaaas, kompornya ga mau nyala, hiks😦 ”

tapi kata suamiku “dinda, kayaknya kompor ga urgent deh, besok2 aja ya masangnya”
aku sedih ” hiks😦 kok gitu? kan ini mimpiku sejak dulu, punya dapur sendiri ”
akhirnya suamiku mengalah, berhenti membereskan rak dapur, dan membantuku menyalakan kompor.

wakakaka… masalah sepele yang kami tak pengalaman sama sekali, nelpon abah di malang “iya dah bener, regulatornya diputer sampe mentok ke bawah, kalo ga bisa lepas, pasang lagi, goyang2″… nelpon bapak di cirebon “coba lagi, dilepas, dipasang lagi” hiks.. ga mau nyala😦 mungkin waktunya istirahat dulu….

sholat maghrib, trus berjuang lagi.. cethek cethek “waaaaah bisaaaa maaas !! horeee aku punya dapur!!” Masya Allah.. seneng banget rasanya, punya dapur sendiri, inilah lab ku, aku mau experimen di sini, hihihi😀

………. (to be continued) ……..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s