7

Proses Kehamilan di Inggris

Alhamdulillah, sebelum berangkat ke UK, saya dinyatakan positif hamil 6 minggu, hihihi… karena semua tiket sudah dipesan, ya tidak ada pilihan lagi selain berangkat dengan bismillah..

Perjalanan di pesawat selama hampir 20 jam, aman terkendali. Oya, saya berangkat sendiri tanpa ditemani suami, karena rencananya suami dan anak-anak akan nyusul 6 bulan lagi.

Alhamdulillah emang dasar rezeki bumil ya, saat penerbangan pertama yang seharusnya saya duduk di kelas standar, eeeh.. tiba-tiba karena seatnya penuh dengan rombongan umrah maka saya dipindah ke kelas bisnis. Senangnyaaaa… bumil bisa makan enak, tidur rebahan penuh dengan selimut yang hangat dan bantal yang empuk dari Jakarta sampai ke Abu Dhabi. Lumayan lah 9 jam perjalanan tidak terasa. Setelah itu transit di Abu Dhabi selama kurang lebih 2,5 jam, lalu lanjut ke Manchester. Delapan jam berikutnya terasa agak lelah, tapi kan cuman 8 jam, dan hari sudah pagi, lumayan ga terlalu lama, ga berasa juga karena saya sengaja beli koneksi wifi 3 jam di atas pesawat, jadi bisa browsing dan chatting untuk menghilangkan rasa bosan. Begitu sampai di Manchester, perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan kereta menuju York, kurang lebih 2 jam. Dengan menenteng sebuah koper 23 kg, dan tas ransel kira-kira 5 kg berisi laptop dll, plus satu tas samping untuk dompet, dll sampai juga ke York dengan selamat. Alhamdulillah tidak ada keluhan yang berarti, dari mual dan lelah punggung. Dilanjutkan langsung menuju kampus untuk bertemu dengan supervisor.

Nah.. begitu nyampai di kampus, hal pertama yang musti dilakukan oleh bumil adalah melakukan registrasi di campuss medical center, mengisi formulir registrasi dan menunjukkan student card ke bagian registrationnya. Lalu mereka menginput nama kita di sistem, dan kita diberikan satu nama GP yang akan menjadi semacam dokter pribadi kita, semua record akan dipegang oleh si GP ini. Oya, dari registrasi ini juga mereka akan memberikan NHS Number untuk identifikasi kita. Ga perlu dihafal sih.

Setelah registrasi selesai, kita perlu membuat appointment untuk bertemu dengan midwife. Karena York kota kecil, maka midwife di kampus sangat terbatas, jadi waktu saya mesen dapet jadwal appointment baru 3 minggu berikutnya.. hehe.. lama banget kan..

Nah setelah itu tibalah saat yang ditunggu-tunggu, bertemu dengan midwife untuk pertama kalinya. Saat itu usia kandungan saya 10 minggu 3 hari. Disini prosesnya lama sekali. Midwife akan bertanya banyak hal tentang riwayat kesehatan kita, riwayat kesehatan keluarga, keturunan, dll, sampe dilakukan tes untuk menghitung kadar karbondioksida dalam paru-paru kita, apakah berpotensi meracuni bayi atau tidak. Karena saya bukan smoker, maka hasil tes saya menunjukkan angka 2, sangat aman. Makin tinggi kadar karbondioksidanya makin berbahaya. Trus selain itu juga dilakukan tes urine dan tes darah (diambil 3 kali sampel) buseet deh banyak beut…

Oya saat itu juga midwife akan memperkirakan duedate kita, kira-kira si baby akan lahir sekitar tanggal 24 September 2014, tapi nanti akan dilihat lagi berdasarkan hasil USG, bener atau engga hitungannya. Trus midwife juga menyuruh saya mengkonsumsi asam folat sampai 12 weeks, dan juga disuruh mengkonsumsi vitamin D. Nah, vitamin ini semua gratis, kalau kita mau minta resep ke GP. Tapi kalau mau beli sendiri juga murah kok, sebotol cuman 1,5 pounds itu dah banyaaaak banget isinya. Kenapa di indonesia vitamin saya dulu mahal2 amat ya.. oya sebaiknya mengkonsumsi asam folat ini dimulai sejak sebelum kehamilan, berhubung saya gak sempet ya sudah jadi baru 10 weeks saya mulai konsumsi asam folat. Kata midwife nya, its better late than not taking any of them πŸ™‚

Oya trus pas ditanya proses melahirkan sebelumnya, pake episiotomy atau engga, saya jawab always πŸ˜€ hahaha.. dia kaget dong.. Whaatt??? katanya :p kok kaget ? iya katanya sebisa mungkin episiotomy dihindari untuk mengurangi resiko katanya.. lhaa baby saya gede, gimana dong, ada triknya untuk menghindari episiotomy ternyata, seperti senam dan pijat gitu katanya, biar lentur.. ah ya sudahlah.. nurut saja, saya juga ngeri di episiotomy lagi πŸ˜€

Di akhir proses wawancara dengan midwife, dia akan membuatkan appointment untuk kita melakukan pregnancy screening yang pertama, yakni usia 12 weeks. Screening ini meliputi downsyndrom test (optional) dan USG scan. Kapan saatnya kita harus ke hospital untuk melakukan first trimester scanΒ  akan dikirim by post ke alamat kita oleh pihak Hospital. Kebetulan saya dapat jadwalnya malah pas masuk kehamilan 14 weeks. Telat sih ke midwifenya.. hihi.. yaudah gpp. Trus midwife akan memberi kita semacam surat pengantar untuk ambil darah ke hospital, dan memberi kita selembar kartu yang harus di cap dan ditandatangani untuk diposkan ke kantor pusat (duh lupa tujuannya kemana ya, seinget saya newcastle aja gitu). Saya tinggal masukin kartu tersebut ke kotak pos saja, karena di amplopnya sudah tertera alamat dan cap posnya.

Oya, disini USG cuman dilakukan sebanyak 2 kali doang, pertama saat 12 weeks dan yang kedua saat 20 weeks (ini biasanya bisa ketauan gendernya), sisanya kalo perlu2 aja pas mau lahiran, kalau semua normal ga akan di USG. haha..

Sekarang kehamilan saya memasuki 12 weeks, sedangkan appointment saya baru dapat 2 minggu lagi. Jadiii… sekarang saya blum bisa lihat baby saya lagi ngapain ya? hihi kalo di Indonesia dah ketemu terus tiap bulan nih..

4

Yukksss.. Ngeblog lagii

kangen banget ngeblog lagi… nulis ide2 yang sliweran di kepala.. berhubung idenya ga continue jadinya malah ga nulis2.. hihihi.. sekarang saya mau rajin ngupdate tentang satu topik yang saya pengen abadikan di blog ini. Seperti yang paling top buat blog ibu-ibu yang lain, topiknya seputar kehamilan (lagi) hahaha…

Lama gak muncul, tau-tau ngupdate tentang kehamilan πŸ˜€

Ya.. jadi gini sodara2.. sekarang saya sudah berada di UK, tepatnya di kota cantik bernama York. Saya saat ini sedang kuliah S3 dan alhamdulillah mulai dari bulan februari 2014 ini saya sudah berdomisili di UK sampe insyaAllah 4 tahun ke depan.

Nah, saat ini pula, bersamaan dengan saya mulai berangkat ke UK, saya pun hamil, anak ke-3… yang ini bener-bener rezeki dari Allah, tak terduga-duga, hehe.. bonus kata orang-orang..

Jadi akan jadi topik yang hangan untuk saya bagikan tentang perkembangan proses kehamilan dan melahirkan di inggris.

Oke lanjut ke subject selanjutnya ya..

31

Berjuang untuk yang kedua

Sewaktu dah ‘telat’ (duh lupa brapa hari), si mas pergi tugas ke bandung, (pantesan waktu itu jadi melow banget, pake acara nangis2 sepanjang hari), iseng2 cobain pake testpack SENSITIF yang masih tersisa di lemari, namanya juga iseng, “ohh negatif” πŸ˜€ tapi…. teng treng teng… 1 menit kemudian kok tiba2 muncul 2 garis… “Oooo ‘ oow”… Tenang2.. padahal minggu kemaren barusan maen ke dufan seharian, pas ponakan datang, masuk tanpa tiket karena teman kakak ipar manajer di sana, tanpa antri pula πŸ˜€ maenlah sepuasnya ampe malem, naek halilintar aja bisa berkali2, padahal waktu itu dah agak2 curiga sih, soalnya paginya dah muntah2, di perjalanan sampe pulang lagi juga masih mual banget, humm …. kakakku (yang anaknya sudah 7) cuman bilang “kamu kenapa? jangan makan pedes2 dulu…”

Begitu aku telpon ngasih kabar ke kakakku udah positif, kakakku cuman bilang “tuh kan makanya kemaren muntah2” … duh kenapa ga bilang dari kemaren 😦

Seminggu kemudian pas mas udah datang, coba lagi beli HCG plus, sekalian nunjukin ke si mas, alhamdulillah positif juga, dan lebih jelas.

Tanggal 20 juli 2007 ke dokter, dedek masih kliyatan berupa titik kecil. disuruh balek 2 minggu lagi. Disuntik premaston, dikasih folavit sama duphaston.

Pesan dokter selain suruh cek darah juga banyak2 doa… Keguguran itu banyak faktornya, sebagian besar terjadi karena kelainan kromosom, dan ini memang tak ada obatnya kecuali doa… mohon yang terbaik dari Allah, mohon dilindungi…

Sampai detik itu belum berani ngerasa seneng atas berita positif ini, rada2 trauma ma yang kemaren, jadi datar2 aja, sambil terus berhati2 dan berdoa…

Biaya tes TORCH di lab RS Intl Bintaro :

Pemeriksaan IgG per item @ 145.000 (Toksoplasma, Rubella, CMV)

Pemeriksaan IgM per item @ 183.000 (Toksoplasma, Rubella, CMV)

Jadi total yang saya ambil 980.000 rupiah

Kalo ambil paket TORCH (lengkap) harganya lebih murah, sekitar 1.300.000

Untuk pemeriksaan ACA sekitar 800rb – an, yang ini ga ambil dulu…
ntar aja deh, kayaknya untuk tes ACA ga dicover asuransi kantor 😦

Alhamdulillah kemaren ambil hasil tes lab nya IgM nya negatif semua, IgG positif untuk rubella dan cmv..

Hari ini mulai masuk minggu ke-7… gampang laper, kalo dah laper
melilit banget, tapi juga gampang kenyang, mulai mabok juga, duh palagi
perjalanan pulang kena asep, huwaaaaaaaaa…. pusing 7 keliling deh..
mabok darat laut dan udara 😦

Bismillah mudah2an kuat “sabar ya nak, kita berjuang agak berat, yang kuat ya nak… “

Pesen kakak, ortu dan bude, “ibunya harus semangat, harus ceria, ga boleh cemas, agar anaknya juga kuat.”

Untung sekarang ada si mas yang selalu rajin mendongeng sebelum tidur,
jadi boboknya tenang, kemaren edisi “pohon nangka dan durian”,
sebelumnya tentang “putri kodok dan pangeran kodok”, dongengin terus ya
mas πŸ˜€

Bismillah.. Ya Allah jadikan anak ini anak yang sholeh, baguskanlah pertumbuhannya, sehatkanlah badannya, lindungilah dia, jadikan kehadirannya menjadi penyejuk hati untuk kedua orangtuanya… amiin

Kepada teman2 semuanya, saya dan suami mohon doanya, bantu kami ya,
agar yang kedua kali ini sehat, lancar dan selamat hingga masa
persalinan nanti…