Kasih ibu sepanjang jalan, kasih anak sepanjang galah

Saya rasa pepatah itu bener banget adanya.. Bukan karena anaknya tidak tau diri.. Tapi karena nature manusia

Saya baru sadar saat anak2 mulai bertambah besar..

Saat ditanya, apakah anak2 kita ingat dulu sering ditimang2 waktu bayi, pasti jawabannya TIDAK !

Saat ditanya, apakah anak2 kita ingat dulu sering dimarahi karena menumpahkan segelas susu di baju kerja kita, mungkin beberapa diantaranya menjawab INGAT!

haha.. nasiib nasiib.. yang jelek selalu mudah diingat ya?

Kadang2 berimbang juga sih, adakalanya saya bertanya, ingat kenangan manis sama bunda gak? dia jawab ingat, ini itu.. bla bla bla.. tapi itu hanya sepersekian ratus dari momen yang kita ingat sebagai orangtua..

It’s true!

Anak2 tidak akan sanggup mengingat secara detail pengalamannya saat kecil, karena otaknya terus berkembang, sedangkan orangtuanya sanggup mengingat nya dengan baik, waktu lahiran aja seorang ibu pasti bisa menceritakan dengan detail tiap detik menunggu bukaan lengkap, melekat sekali dalam ingatan, ya kan?

hihihi…

Kadang2 saya dan suami khawatir, nanti kalau anak2 sudah besar sayang ngga ya sama kita?

Saya meyakinkan suami bahwa mereka pasti banyak lupa perjuangan kita buat mereka, tapi selama kita berbakti dengan orangtua kita, InsyaAllah anak2 juga akan melihatnya sebagai contoh bagaimana seharusnya bersikap kepada orangtua.. bukan karena mereka berterimakasih, tapi karena tertanam di otak mereka begitulah seharusnya

Itulah mengapa surga ada di bawah telapak kaki ibu..

Kita tak akan sanggup mengingat beratnya perjuangan ibu kita untuk kehidupan kita di awal2 dan betapa besar cintanya yang mungkin kita tak bisa ukur dengan apapun, belum lagi kekesalan yang kita buat untuk mereka.. hm.. mungkin kita sudah lupa

But, eniwei..

Yang saya bisa ingat saya sengaja dilahirkan dan diijinkan Tuhan untuk hidup untuk memberikan kebahagiaan kepada orangtua saya..

Begitupula anak2 kita, saya punya 2 anak lahir sehat dan 1 anak lahir meninggal.. saya yang berdoa meminta kehadiran mereka untuk melengkapi kehidupan saya, jadi tidak alasan untuk khawatir..

Mari kita nikmati masa kecil mereka yang lucu dan selalu membuat kita tersenyum.. Dan mungkin nanti masa abegenya yang mengesalkan.. lalu masa dewasanya yang mengagumkan..

Sekarang, saya melepaskan kekhawatiran itu, anak itu adalah titipan Tuhan yang harus dijaga dengan baik, begitu pula berbakti kepada orangtua itu adalah tugas manusia yang diperintahkan oleh Tuhan kepada kita

Just do it, give the best care to your children, and God will do the rest !

One thought on “Kasih ibu sepanjang jalan, kasih anak sepanjang galah

  1. yup, betul bgt, Mbak. Semoga kelak kita bs jadi org tua yg sayang kpd anak krn memang seperti itulah seharusnya, dan bukan karena mengharap pamrih jika kelak mereka dewasa mereka harus membalas semua jasa2 kita. Kita menyekolahkan mereka supaya mereka bs jadi anak yg berguna bagi keluarga dan masyarakat, dan semoga hal itu tdk menjadi alasan utk kita utk bs meminta balasan dari mereka suatu hari nanti, atas semua perjuangan kita dulu utk mereka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s