bersikap baik dari hati

sebulan sudah abah terbaring lemah di ruang ICU rumah sakit, masih belum sadarkan diri.. saya dan keluarga besar bergantian bolak balik jaga di rumah sakit menemani abah..

Dalam kondisi seperti ini, saya sangat banyak belajar berbagai hal yang baru, bagaimana merawat dengan hati, bagaimana bersabar, bagaimana merasakan betapa tak berdayanya fisik manusia ketika sang Maha Kuasa mencabut kekuatan kita..

Selain itu, saya yang cukup asing dengan rumahsakit, setelah sebulan lebih aba berada di RS, mulai belajar, betapa pentingnya bersikap ramah, meski kadang kita anggap remeh perilaku seperti itu..

Singkat cerita, saat pertama kali abah mengalami koma dan dilarikan ke RS, terhitung sudah dipindah beberapa kali, dengan banyak alasan yang tidak perlu saya ceritakan (panjang bo’).. dan jujur saya dan keluarga punya pengalaman menyenangkan di RS yang sekarang meski bapak memanfaatkan fasilitas askes-nya, ini hanya tentang sikap pribadi bukan sistem lho ya, dan semua orang punya pilihan untuk bersikap:

1. Ramahnya para perawat dan murah senyumnya. Setidaknya ngga cuek saat kita banyak bertanya untuk apa ini untuk apa itu. Ramah seperti kluarganya sendiri. Perawat adalah entitas yang kontak langsung day-to-day dengan orang sakit dan kluarganya, mereka inilah yang menjadi kunci rasa nyaman para pasien. Karena pernah saya pengalaman di-jutek-in perawat.. aduhai rasanya… jengkel bgt..
2. Dokter yang sangat komunikatif, bahkan selalu bersedia dihubungi melalui telepon selulernya, meski jarang juga kami menghubungi kalo ngga kepepet banget
3. Tenaga cleaning service yang SOPAN hanya dengan kata permisi “permisi, maaf bisa lantainya saya bersihkan sekarang?” saya punya pengalaman buruk dengan tenaga cleaning service di RS lain, masak dia dengan nada ketus bilang gini “mau dipel lantainya, pindah ke sana dulu!” tanpa kata permisi atau maaf, then saya pindah dong, ruangan cuman segitu, eh dia nyolot lagi “lantainya belum kering! nanti kan kalo sudah kering bisa kesini lagi!”… astaghfirullah.. jengkel?
4. Bahasa yang sopan saat meminta uang muka perawatan, administrasinya cuman bilang “bu, kalo bisa nanti taruh uang muka beberapa gitu ya, biar ibu nggak kaget dan nggerenjel di belakang nanti” (setelah 2 minggu bapak dirawat disana).. tentu kami dengan sukarela dan senang hati membayar separuh biaya perawatan di RS ini,
lha sebelumnya saya punya pengalaman buruk di tempat lain, dengan ketusnya dibilang “ini obat tidak bisa ditebus, harus tambah uang muka dulu!”.. mana kita disuruh lari2 setiap obat habis, suruh nebus sendiri, ya ampun.. saya merasakan sekali bagaimana kalo ada orang misikin sekarat masuk RS itu.. padahal yaa kita alhamdulillah gak miskin2 amat, meski taruh jaminannya memang tidak besar banget😦
5. Begitu care-nya tenaga medis dengan hal-hal kecil yang mungkin sepele, seperti posisi pasien yang miring2 dia benahi agar lebih nyaman, luka2 kecil dirawat sedemikian rupa.. adanya rasa empati yang mereka tunjukkan dari hati, membuat kita sedikit terhibur, setidaknya bapak telah mendapatkan perawatan terbaik.. tidak seperti sebelumnya sampe gosong kening bapak dibiarkannya saja, sedih😦

ah mudah2an kita bisa jadi orang yg lebih berhati2 dalam bersikap dan berekspresi, orang sakit dan keluarganya itu sensitif sekali, salah sedikit bisa lebih sakit lagi, saya sendiri juga jadi belajar, untuk lebih berhati2 berucap pada orang, belajar mengungkapkan dengan hati yang tulus, mudah2an pesan kita dapat tersampaikan dengan cara yang baik pula tanpa menimbulkan salah faham

top recomended buat pelayanan RS seperti ini..

10 thoughts on “bersikap baik dari hati

  1. Jika mau melatih kesabaran kita maka RS Rujukan Nasional Aka RSCM tempatnya

    Dari
    1. masuk UGD
    2. Cari Kamar
    3. Nebus Obat
    4. Administrasi
    5. Kapas, Perban
    6. dll

    Sangat baik untuk melatih emosi dan kesabaran
    Semoga kita selalu menjadi bagian orang-orang yang sabar amien🙂

  2. Alhamdulillah, kalau Abahnya dik Nurul sudah mulai pulih. Kalau semua org berpikiran sama yaitu selalu bersikap baik dari hati (tulus), dunia ini akan tentram, damai, kerto raharjo😀

    Kalau soal pelayanan RS kadang2 perlakuannya tergantung di kelas mana kita dirawat. Gak semua RS sih. Cuma saya pernah mengalami dirawat dari kelas 3 sampai kelas utama (belum pernah ke VIP hehehe), dan perlakuannya nya beda2. Kalau kita di kelas utama (kelas dibawah VIP), wah…kok semuanya baik ke kita ya…ya susternya…cleaning service nya…apalagi dokternya😀

    Semoga dik Nurul seeluarga diberi ketabahan dan kesabaran dengan sakitnya Abah. Semoga segera bisa berkumpul kembali dengan keluarga besar dalam keadaan sehat wal’afiat. Amin. *saya jadi kangen sama Bapak di Jogja deh*

  3. smoga cepet sembuh ya abahnya … bener kata Bundit .. perlakuan orang 2 di RS tergantung kamarnya , saya juga punya pengalaman yang tidak menyenangkan di RS … dokter yang gak komunikatif bikin jengkel banget .. kemana ya hati mereka yang suka jutex terhadap orang / keluarga yang sedang sakit ..

  4. Nungqee…
    semoga ayahanda cepet sembuh ya, at least diberikan yg terbaik oleh Allah SWT…
    salam dari temen2 di plurk🙂

    Btw, emang pelayanan di RS suka tergantung dr kamarnya, kl yg kamar utama/VIP biasanya pelayanan lebih “ramah”.

  5. Sudah lama tak kesini…bagaimana kabarnya Abah? Semoga sehat kembali seperti semula.

    Kenapa saya suka RS Fatmawati, karena dokter, perawat, cleaning service…melayani dengan ramah. Memang risikonya bayar tunai nggak bisa pake kartu kredit, tapi di RS ini bisa menggunakan askes…jadi ya lumayan murah dibanding yang lain.

    Teman saya suka komentar, kenapa nggak pilih RS…(menyebutkan RS lain yang bagus, kelasnya teman2 saya), namun saya merasa di RSF ini merasa di rumah sendiri, jadinya juga setiap kali kesana. Juga ada klinik spesialis nya di sore hari, sehingga kita bisa ke dokter sore-malam, jika bekerja di pagi harinya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s