Sharing suka duka dba

Pernah terjadi pada seorang teman yang bekerja sebagai dba di sebuah perusahaan X yang sistemnya bertaruh dengan waktu…gara2 maintenance nya yang ga proper, sistemnya jadi macet total, padahal secara bisnis harus selesai saat itu juga… sedangkan data transaksi yang ada di setiap tablenya sudah mencapai 17 juta record…. what should you do?

Panik? tentu? bagaimana tidak? dba langsung didatengi para direksi perusahan X sekaligus perusahaan Y juga yang proses bisnisnya juga terhambat gara2 problem tersebut. Saking paniknya dan mungkin karena si dba memilih jalan tercepat, akhirnya sistem dipindahkan ke mesin standby. Begitu dipindahkan, ternyata masalahpun tak terselesaikan juga.
Pusinglah tujuh keliling si dba itu. Akhirnya masalah baru solve jam 3 pagi.

Usut punya usut ternyata dba nya memang telah melakukan kesalahan saat maintenance database. Entah bagaimana ceritanya sehingga data2nya tidak berada di tablespace yang benar, bisa jadi karena proses coalesce (defrag database), dan indexnya sudah lama tidak pernah di-rebuild& analyze.

Bayangkan betapa fatalnya akibat kelalaian si dba ini, bisa2 perusahaan X dituntut oleh para koleganya karena beberapa pihak merasa dirugikan.

Dan sekali lagi yang dituding2 sebagai penyebab masalah adalah DBA nya.

Beberapa kegiatan maintenance database memang harus dilakukan pada saat off day, seperti archive, coalesce, rebuild, analyze, dll. hal ini tentu menjadi masalah ketika datanya growing sangat cepat, dengan relasi antar table yang sangat banyak. Maintenance nya bisa jadi sangat lama. Mau tidak mau hal ini memaksa si dba harus lembur saat off day. Belum lagi kalau tiba2 masalahnya terjadi di tengah2 office hour, sehingga harus solve saat itu juga, bisa jadi si dba adalah orang yang harus pulang paling malam atau bahkan paling pagi dan memastikan semuanya berjalan dengan baik.

Hal yang lebih melelahkan lagi adalah ketika aplikasi mengalami masalah sehingga data harus dimanipulasi secara manual, lagi2 si dba yang harus melakukan, diapun harus memastikan integrity data tidak terganggu.
Begitu juga masalah security database yang harus selalu dijaga, sekalinya penyusup masuk, jebol datanya, tewaslah sudah aplikasinya. Kalau aplikasi yang rusak masih bisa dibenahi, kalau data yang hilang/rusak? mau dicari kemana lagi?

Laporan rutin dba juga merupakan salah satu hal penting yang tak boleh disepelekan, secara berkala si dba harus membuat laporan mengenai keadaan database saat ini, membuat capacity planning dengan benar, serta perencanaan maintenance yang tepat untuk database.

Tapi disamping itu semua, selalu ada rasa suka dalam pekerjaan seorang dba. Kalau semuanya berjalan lancar2 saja, bisa jadi si dba bisa selalu pulang tenggo, dan saat office hour tidak ada kerjaan sama sekali. Jadi ya ngeblog, chatting sana sini, browsing, atau bahkan belajar dan mengeksplor pengetahuan yang berkaitan dengan tanggung jawabnya. hehehe….
dan bisa ambil cuti kapan saja…😀

11 thoughts on “Sharing suka duka dba

  1. Refer to last paragraph : Kan memang itu Mbak seni & asiknya jadi orang IT… :)Hmmm… seandainya gw dulu gak jd ambil jurusan TF…😦

  2. rencananya aku mo pindah bidang jadi oracle DBA (sekarang programmer, dah bored), ada saran gak gimana biar bisa jadi DBA yang mumpuni, gimana klo ikut training / course. thanks

  3. @ dedd :
    Sebelumnya sudah pernah pegang database oracle blum? biasanya codingnya pake database apa?
    kalo mo jadi DBA yang mumpuni ya harus banyak belajar dari pengalaman, tidak cukup dengan training/course, karena training tidak banyak membantu, soalnya materi training sebenernya bias kita baca sendiri di rumah. Justru yang paling penting adalah pengalaman.
    Saya juga belajar dari nol, langsung diceburin gitu aja, setelah setahun otak atik sendiri baru dapet training di oracle university, dan agak2 kecewa karena materinya terlalu simple dibanding problem2 yang saya hadapi.
    Tapi saya merasa pengetahuan saya lebih banyak berkembang dengan belajar dari pengalaman, baik itu pengalaman teman maupun senior2 saya.
    Jadi saran saya, sering2lah bermain dengan oracle, kenalilah dia dengan baik, lalu banyak2 konsultasi dengan para senior😉

  4. emang betul kita lebih bagus belajar dari pengalaman (ngoprek sendiri), tapi klo kita belajar sendiri, kita kurang dapet studi kasus yang ok. sedangkan klo mo langsung nyebur juga jarang ada perusahaan yang nerima dba tanpa pengalaman, sebelumnya dah pernah megang oracle, cuma gak dalem. coding pake c, php sama oradev. btw dulu metode belajarnya gimana???sharing dong

  5. salam kenal nurul aka ‘nungqee’🙂 aku wulan ikomp 97, wah tyt kamu seorang dba ya, senang rasanya menemukan temen yang senasib tapi sepertinya pengalamanku belum sebanyak kamu. Jadi sepertinya aku harus belajar banyak dari kamu, boleh kan? and boleh ga sharing2 pengalamanmu ke aku?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s